|   PT. PANALLOY METAL ENGINEERING

Artikel

Klasifikasi Fluks (Coating Flux) Elektroda (Kawat Las) SMAW

Elektroda_SMAW

Berdasarkan klasifikasi standar AWS (American Welding Society) dan karakteristik bahan pelapisnya, fluks pada Elektroda (Kawat Las) SMAW umumnya dikelompokkan ke dalam beberapa jenis utama (sering dirinci berdasarkan tipe selaput dan kodenya). 

Daftar Isi : (Click Tutup/ Buka) 

1. Jenis Selulosa Tinggi 
2. Jenis Rutil / Titanium Oksida Sedang 
3. Jenis Rutil dengan Kalium / Alus  
4. Jenis Oksida Besi / Iron Oxide  
5. Jenis Hidrogen Rendah / Low-Hydrogen Kalium   
6. Jenis Hidrogen Rendah dengan Serbuk Besi 
7. Jenis Serbuk Besi Tinggi / Iron Powder Rutile  
8. Jenis Serbuk Besi Kecepatan Tinggi /Iron Powder Iron Oxide 

Seperti diketahui bahwa Kode untuk Jenis Fluks Kawat Las SMAW dalam Kodefikasi berada pada posisi digit terakhir. Berikut adalah penjelasan dan fungsi dari 8 jenis fluks untuk elektroda las SMAW yang paling sering digunakan dalam dunia industri:

1. Jenis Selulosa Tinggi (Contoh: E6010, E6011)  

  • Penjelasan: Fluks ini mengandung banyak bahan organik selulosa. Ketika terbakar, fluks ini menghasilkan volume gas pelindung yang besar.  
  • Fungsi & Karakteristik: Menghasilkan penetrasi pengelasan yang sangat dalam.Sangat ideal untuk pengelasan pipa posisi vertikal ke bawah (downhill) atau pembersihan akar las (root pass).Terak yang dihasilkan tipis dan mudah dibersihkan. 
  • (Catatan: E6010 menggunakan arus DC, sedangkan E6011 bisa untuk AC maupun DC).  

2. Jenis Rutil / Titanium Oksida Sedang (Contoh: E6012)

  • Penjelasan: Mengandung senyawa titanium oksida (rutil) dengan kadar sedang, dirancang untuk fleksibilitas kerja umum.  
  • Fungsi & Karakteristik: Memberikan busur listrik yang cukup kuat dan stabil.  Mampu dioperasikan pada kisaran arus (ampere) yang relatif lebih tinggi.  
  • Catatan: Sangat cocok untuk pengelasan pelat tipis (sheet metal) dan pekerjaan fabrikasi umum.

3. Jenis Rutil dengan Kalium / Alus (Contoh: E6013)

  • Penjelasan: Varian rutil yang diperkaya dengan kalium untuk menurunkan kebutuhan tegangan nyala busur.  
  • Fungsi & Karakteristik: Sangat mudah menyalakan busur kembali (re-striking) dan sangat bersahabat bagi pemula. Menghasilkan percikan (spatter) yang sangat minimal serta tampilan permukaan/manik las yang sangat halus dan rata. 
  • Catatan : Paling banyak dicari untuk bengkel las konvensional dan konstruksi ringan.

4. Jenis Oksida Besi / Iron Oxide (Contoh: E6020)

  • Penjelasan: Fluks didominasi oleh kandungan oksida besi dan mangan.  
  • Fungsi & Karakteristik: Menghasilkan pencairan yang cepat dengan terak yang sangat mudah lepas sendiri (self-peeling).
  • Catatan : Umumnya dikhususkan untuk pengelasan pada posisi datar (flat) atau horizontal sudut (fillet) dengan kecepatan tinggi di industri berat.

5. Jenis Hidrogen Rendah / Low-Hydrogen Kalium (Contoh: E7015, E7016)  

  • Penjelasan: Lapisan fluks dirancang untuk meminimalkan kandungan unsur hidrogen (di bawah 0,5%) guna mencegah kecacatan retak dingin (cold/hydrogen cracking).  
  • Fungsi & Karakteristik: Menghasilkan kualitas sambungan mekanis yang tinggi, liat, dan tahan terhadap benturan.
  • Catatan : Sering di akai untuk baja karbon tinggi atau baja paduan rendah (low-alloy steel) yang strukturnya menanggung beban berat.  

6. Jenis Hidrogen Rendah dengan Serbuk Besi (Contoh: E7018)

  • Penjelasan: Kombinasi antara teknologi hidrogen rendah dan penambahan serbuk besi pada selaputnya.  
  • Fungsi & Karakteristik: Menjadi standar emas (industry standard) untuk konstruksi jembatan, bejana tekan (pressure vessel), dan perpipaan migas.Serbuk besi meningkatkan efisiensi pencairan dan volume pengisian las.  
  • Catatan : Menghasilkan kekuatan tarik minimal 70.000 psi dengan ketahanan retak yang sangat baik. (Membutuhkan penyimpanan khusus di dalam oven/electrode sculler agar bebas lembap).

7. Jenis Serbuk Besi Tinggi / Iron Powder Rutile (Contoh: E7014)

  • Penjelasan: Fluks jenis rutil yang dicampur dengan persentase serbuk besi yang cukup tinggi.  
  • Fungsi & Karakteristik: Meningkatkan laju pengendapan logam pengisi (deposition rate) sehingga proses pengelasan bisa berjalan lebih cepat dibanding elektroda rutil biasa.
  • Catatan : Menghasilkan manik las yang halus dengan efisiensi operasional yang tinggi.

8. Jenis Serbuk Besi Kecepatan Tinggi /Iron Powder Iron Oxide (Contoh: E7024, E7028)

  • Penjelasan: Fluks dengan lapisan tebal yang mengandung porsi serbuk besi sangat tinggi (bisa mencapai 50% dari berat lapisan).  
  • Fungsi & Karakteristik: Dirancang khusus untuk pengelasan posisi datar (flat) dan horizontal fillet kecepatan tinggi (gravity welding).
  • Catatan : Sangat efisien untuk produksi massal di pabrik karena logam cair terkumpul dengan cepat dan teraknya mudah lepas sendiri dalam ukuran besar.

 


Baca Juga :

  1. Mengenal Flame Metal Spray: Solusi Efektif Rekondisi Komponen Industri
  2. Memahami Non-Destructive Test (NDT): PT/MT

 

Artikel

Dalam dunia fabrikasi logam, pengelasan bukan sekadar menyambung dua bagian material, melainkan...

Dalam dunia metalurgi, heat treatment atau perlakuan panas adalah kunci untuk mencapai sifat...

Dalam dunia industri berat seperti semen, pertambangan, pulp & paper, hingga pengolahan baja,...

Dalam dunia inspeksi teknik dan pemeliharaan industri, Non-Destructive Test (NDT) memegang peranan...